Cerita Tentang Praya XI PPGT
"Pergi Jomblo, Pulang Dapat Ayang... Ayoo Ke Praya"
Yas! Kalimat yang tidak asing terdengar kalau kamu adalah salah satu orang Toraja. Pada tanggal 4-8 Juli 2022 telah dilaksanakan Praya XI PPGT di Bittuang, Toraja. Puji Tuhan saya berkesempatan ikut dalam Praya ini dan masuk dalam kontingen Klasis Makassar Timur. Saya merasa sangat beruntung mengikuti Praya kali ini. Praya PPGT dilaksanakan 5 tahun sekali. Pada Praya ini saya mewakili teman-teman dari Jemaat Satria Kasih untuk mengikuti kategori outbound yang dimana pesertanya 3 orang dari setiap klasis. Outbound ini dilakukan dengan berjalan sejauh 10km mengelilingi daerah Le'tek, Bittuang. Melelahkan? pastinya. Rasanya ingin menyerah di tengah perjalanan karena saya sendiri sebetulnya tidak kuat berjalan sejauh 10km tersebut. Tetapi Puji Tuhan teman-teman kelompok memberikan semangat kepada saya untuk tetap terus melanjutkan hingga ke pos akhir.
Banyak sekali benefit yang saya dapatkan ketika ikut Praya ini, salah satunya adalah saya semakin mengenal dunia PPGT dan tentunya banyak belajar mengenai kampung saya sendiri, Toraja. Praya ini juga membuat saya memiliki banyak saudara-saudari baru yang sangat baik.
Rumah Depan. Ya, sebutan untuk kami yang tinggal di rumah bagian depan selama berada di Bittuang. Rumah Depan ini berisikan perempuan-perempuan tangguh yang menjadi peserta olahraga dalam Praya mewakili Klasis Makassar Timur. Awal bertemu mereka ketika latihan setiap minggu di Tamalanrea, yang masih terasa canggung tetapi ketika sampai di lokasi Praya semuanya berasa menjadi keluarga sendiri. Puji Tuhan Praya ini bisa terlaksana dengan baik. Praya ini menjadi cerita 2022 yang tidak akan pernah saya lupakan. Terima kasih kepada kakak-kakak pengurus PPGT Jemaat Satria Kasih periode 2020-2022 yang memperbolehkan saya menjadi salah satu peserta dalam Praya ini dan membuat saya menjadi terproses didalamnya.
Sekian cerita mengenai Praya ini, Kurre Sumanga'!
#SalamKaderSiapUtus
#PPGTJayalah







Comments
Post a Comment